Sekolah Gemala Ananda > Berita > Bioskop Bisik

Bioskop Bisik

Juni 11, 2015 2:39 am

Paddle Pop, brand yang dekat dengan anak-anak, berkomitmen untuk terus menyebarkan semangat keberanian kepada mereka, termasuk anak-anak tunanetra, yang diwujudkan dengan kegiatan ‘Bioskop Bisik’ melalui acara nonton bareng film petualangan terbaru Paddle Pop berjudul Petualangan Singa Pemberani Magilika.

Film Petualangan Singa Pemberani Magilika, sebuah film animasi persembahan dari Paddle Pop yang telah tayang secara serentak di seluruh bioskop di Indonesia mulai 19 Maret 2015 adalah film yang berkisah tentang petualangan Singa Paddle Pop dan kawan-kawannya di dunia Magilika untuk melawan kegelapan dan membawa terang.

“Paddle Pop ingin menginspirasi anak-anak untuk menjadi pemberani, karena dengan keberanian, anak-anak dapat melakukan hal-hal yang luar biasa seperti suatu keajaiban dan keberanian memang satu hal yang selalu diusung Paddle Pop dalam setiap petualangannya,” kata Yenny Nathalia, Brand Manager Paddle Pop, Unilever Indonesia dalam keterangan resminya, Sabtu (28/3).

Sesuai namanya, konsep ‘Bioskop Bisik’ adalah kegiatan nonton bareng yang melibatkan para relawan untuk membisikkan deskripsi adegan dan alur cerita kepada penonton tunanetra, sehingga mereka mengerti dan dapat merasakan emosi yang ada di dalam film tersebut.

‘Bioskop Bisik’ adalah kegiatan inisiatif dari Think.Web Digital Agency bekerja sama dengan Mitra Netra yaitu sebuah yayasan yang memberikan pengajaran dan pelatihan agar tunanetra bisa menjadi mandiri. Bertempat di Bioskop XXI Cinere Bellevue Mall, Paddle Pop mengundang 40 anak-anak tunanetra dari Yayasan Mitra Netra untuk bersama-sama menikmati keseruan film Petualangan Singa Pemberani Magilika.

Para relawan ‘Bioskop Bisik’ biasanya berasal dari berbagai kalangan namun pada kegiatan ‘Bioskop Bisik’ bersama Paddle Pop kali ini didukung oleh 40 relawan siswa-siswi dari SD Gemala Ananda.

Sejak pertama kali dimulai pada Desember 2014, ‘Bioskop Bisik’ telah sukses menghibur para tunanetra dengan media film. “Kerja sama dengan Paddle Pop kali ini adalah kegiatan Bioskop Bisik yang ke-4 kalinya diadakan dan diharapkan dapat menghibur para anak-anak tunanetra dan menyebarkan semangat keberanian pada mereka,” kata Ramya Prajna, Co-CEO, Think.Web Digital Agency.

Memberikan pendidikan karakter sejak dini pada anak-anak termasuk anak-anak tunanetra memerlukan kerja sama dari semua pihak. Seperti halnya dalam film petualangan Paddle Pop sebelumnya, jalan cerita, karakter dan moral cerita dalam film Petualangan Singa Pemberani Magilika dibuat sedemikian rupa agar memiliki pesan positif yang mendidik dan mampu menginspirasi anak-anak Indonesia untuk menjadi anak-anak yang pemberani.

Keseriusan Paddle Pop dalam menambahkan unsur edukasi pada film ini dapat terlihat dari proses penciptaan karakter-karakter yang ada dalam film Petualangan Singa Pemberani Magilika. Terinspirasi oleh berbagai macam sifat yang dimiliki oleh anak-anak seperti spontanitas yang merupakan cikal bakal sifat keberanian, keaktifan, keluguan, kasih sayang, ketekunan, kelucuan, kecerdasan serta imajinatifnya anak-anak, seluruh karakter dalam film Petualangan Singa Pemberani Magilika jadi terlihat sangat hidup dan dekat dengan kehidupan nyata karena sangat menggambarkan karakteristik anak-anak pada umumnya. Dengan demikian film ini diharapkan dapat mudah dimengerti oleh anak-anak.

Tak hanya edukatif, film Petualangan Singa Pemberani Magilika memiliki jalan cerita yang seru serta animasi grafis yang apik untuk semakin menonjolkan tema keberanian dan keajaiban yang merupakan tema besar film ini. Untuk itu penggarapan film Petualangan Singa Pemberani Magilika melibatkan para ahli animasi serta didukung oleh perangkat teknologi animasi modern.

”Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Paddle Pop dan turut andil dalam menyebarkan semangat keberanian pada anak-anak Indonesia. Selain itu, film ini adalah film animasi karya anak bangsa yang patut dibanggakan, karena hampir keseluruhan konsep film dan cerita adalah hasil dari produksi dari dalam negeri yang melibatkan tenaga-tenaga ahli dari Unilever Asia Pasifik, Lowe Indonesia dan Batavia Pictures,” kata Genesis Timotius, Producer, Batavia Pictures.

Pesan moral dalam petualangan Paddle Pop kali ini, antara lain terlihat dari bagaimana sikap Paddle Pop dan kawan-kawannya dalam menghadapi banyaknya rintangan dan bahaya yang ditemui. Sikap pantang menyerah dan berani yang terus ditunjukkan masing-masing karakter di dalam film merupakan pengingat bahwa tak peduli betapapun banyaknya dan beratnya rintangan dalam hidup, kita harus bisa bertindak berani untuk menyikapinya dengan positif.

“Seperti semangat dan keberanian Paddle Pop dan kawan-kawannya dalam memerangi kegelapan, kami berharap anak-anak tunanetra juga dapat memiliki mental dan semangat pemberani, karena keterbatasan bukanlah suatu penghalang untuk menjadi pribadi pemberani,” kata Yenny.

Yenny mengharapkan, kegiatan ‘Bioskop Bisik’ ini dapat meningkatkan dukungan masyarakat terhadap para tunanetra dan kehadiran film Petualangan Singa Pemberani Magilika yang dibintangi oleh beberapa selebriti sebagai pengisi suara ini, dapat menjadi pilihan tontonan baru bagi keluarga Indonesia, yang tidak hanya asyik untuk disaksikan bersama seluruh keluarga, namun juga bermutu karena sarat akan pesan positif yang edukatif bagi anak-anak Indonesia.


Sumber : Berita Satu

Brain Based Learning

Belajar menjadi efektif dan optimal bila dilakukan dengan cara yang sesuai dengan cara kerja otak. Karenanya metode pembelajaran di Sekolah Gemala Ananda didasarkan pada prinsip-prinsip cara kerja otak, sehingga belajar menjadi sebuah proses yang natural.

Sekilas Gemala

Sekolah merupakan mitra orang tua dalam mendampingi anak menemukan dan mengasah potensinya. Anak perlu dibimbing agar dapat menjadi yang terbaik yang mereka bisa dan kelak mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Setiap anak adalah individu yang unik, dengan potensi untuk berkembang"

Dikembangkan oleh EvolutionTeams