Orientasi Orang Tua Siswa Tahun Ajaran 09/10

1 August 2009

Seperti biasa, diawal semester orang tua siswa berdiskusi bersama guru tentang program pembelajaran yang akan dilakukan ananda pada semester tsb. Orientasi dilakukan terpisah untuk setiap tingkatan kelas, dan didahului dengan workshop tentang topik tertentu.

Pada orientasi kelas I, ayah dan ibu saling berkenalan, karena ini adalah kali pertama mereka berkumpul sebagai bagian dari komunitas Sekolah Gemala Ananda. Acara kemudian dilanjutkan dengan mendiskusikan harapan utama mereka menyekolahkan ananda di SD dan peririsannya dengan program Sekolah Gemala Ananda. Ayah ibu juga diajak menonton video klip singkat tentang perlunya konsistensi dalam pendidikan, sehingga keselarasan langkah orang tua di rumah dan guru di sekolah sangatlah penting.

Di orientasi ortu kelas 2, ayah dan ibu dibuat penasaran oleh perkara jual beli kambing yang sangat sederhana tetapi ternyata ketika dikerjakan jawaban dan cara mengerjakannya berbeda antarpeserta. Hal ini menggambarkan bahwa dalam belajar (misalnya dalam Matematika) penting sekali guru dan orang tua mencoba mengenali dan memahami proses berpikir ananda dan tidak terpaku pada jawaban akhir semata. Ayah dan ibu kemudian memraktekkan beberapa kegiatan belajar IPA dan Matematika untuk dapat menyelami pembelajaran ananda nanti.

Ayah ibu siswa kelas 3 diajak berpikir sedikit keras sambil mengenali modus pembelajaran yang akan dialami ananda. Secara berkelompok mereka mencari jawaban atas pertanyaan berikut: bila suatu jenis hewan tertentu adalah atlet olah raga, cabang olah raga mana yang cocok untuknya? Setiap kelompok mendapat tugas memelajari satu jenis hewan, mengenali ciri dan karakteristiknya, bagaimana cara hidup dan adaptasi mereka, dll. Setelah melakukan studi pustaka singkat dengan menggunakan bahan yang ada, mereka berdiskusi untuk memutuskan cabang olah raga apa yang cocok untuk hewan yang menjadi tugasnya. Ada yang mendapat hewan badak, elang dan T-rex. Mereka lalu merepresentasikan pendapat dan argumentasinya dalam bentuk gambar.

Kegiatan di atas adalah contoh model tugas unjuk pemahaman di Sekolah gemala Ananda. Ternyata “tahu” dan “paham” itu berbeda. Tujuan pembelajaran bukan sekedar agar ananda tahu, tetapi paham. Ketika belajar tentang hewan, ananda tidak sekedar menghafalkan informasi dan fakta-fakta tentang hewan. Setelah mengerjakan tugas tadi, ayah ibu berkomentar bahwa mereka membaca literatur dengan bersemangat karena punya tujuan belajar, ketika membaca mereka mengaitkan apa yang mereka baca dengan banyak hal, dan kemudian mengolah dan saling mengaitkan berbagai informasi yang diperoleh untuk menemukan jawaban yang tepat. Rasanya ngga seperti belajar dan ulangan kan kalau begini caranya? 😉

Copyright © Sekolah Gemala Ananda, dikembangkan dan dikelola oleh EvolutionTeams

.