Dalam musibah ada belajar

13 January 2009

Siang itu ada musibah di sekolah. Waktunya persis jam ananda bermain. Seekor burung gereja nyasar ke dalam bangunan sekolah. Dalam kepanikannya ingin kembali ke alam bebas, dia terbang sekuat tenaga dan menabrak pintu kaca. Terkaparlah seketika, dia tidak lagi bernafas. Ananda berkerumun. “Kasihan!” “Bu, dia ngga bergerak lagi!”. “Masih hidup ngga Bu?”

Sedih rasanya menyaksikan dengan mata kepala sendiri si burung kecil kehilangan nyawanya. Siang itu, mas Andi menggali lubang di halaman belakang. Ananda ikut menyaksikan. Jasad kecil itu dibungkus dengan dedaunan, lalu diletakkan dalam liang lahat. Gumpalan tanah dituangkan kembali ke dalam lubang. Bergantian ananda menutup lahat itu, sementara sebagian lainnya memetik pucuk-pucuk rumput dan menaburkannya di atas pusara. Terakhir kami bersimpuh dalam doa, mengantar si burung gereja kecil menghadap Penciptanya.

Selamat jalan burung gereja kecil!

Copyright © Sekolah Gemala Ananda, dikembangkan dan dikelola oleh EvolutionTeams

.