Agar anak bisa berpikir kritis

16 January 2009

Seperti biasa, di awal semester Ayah dan Ibu mengikuti orientasi orang tua siswa. Tujuannya adalah agar ayah dan ibu mengenali program pembelajaran yang akan dijalankan oleh ananda, serta bentuk keterlibatan dan dukungan apa yang diperlukan dari mereka.

Di Kelas 1, Ayah dan Ibu berdikusi tentang cara-cara menumbuhkan cara berpikir kritis dalam pembelajaran sehari-hari. Teladan yang ditampilkan adalah dalam pembelajaran Matematika. Seringkali kita “memeriksa” pekerjaan ananda dengan melihat apakah jawabannya betul atau salah. Momen itu sebenarnya adalah kesempatan yang sangat baik untuk memupuk kebiasaan berpikir kritis, bila kita tidak sekedar mengkonfirmasi “Ya, jawaban kamu betul” atau “Ini salah, nak”. Mintalah ananda untuk menjelaskan bagaimana dia mendapatkan jawaban tersebut. Bila ada jawaban yang salah, mintalah ananda memeriksa kembali agar dia bisa menemukan sendiri letak kesalahannya dan memperbaikinya. Ketika kita minta ananda menjelaskan proses koreksi yang baru dia lakukan, maka kita telah mengajak ananda belajar melakukan proses refleksi. Dengan demikian, bukan hanya kecerdasan logik-matematis yang terasah tetapi juga kecerdasan intrapersonalnya.

Ayah dan Ibu siswa kelas 2 berdiskusi tentang peran modelling dalam pembelajaran. Pendidikan moral, karakter, nilai tidak ada artinya bila tidak dimodel oleh orang dewasa yang ada di sekitar ananda. Ananda belajar dengan memodel apa yang terjadi di sekelilingnya, terutama apa yang dilakukan oleh orang-orang yang dekat dengannya. Bila kita ingin ananda menjadi individu yang berkarakter dan bermoral, kita sebagai orang tua dan gurunya perlu memberikan teladan dalam segala aspek kehidupan. Berat ya.. tetapi itulah “harga” yang harus kita bayar. Ananda bisa belajar tentang sopan santun dengan membaca dan mendiskusikannya, maka hasil yang didapat adalah pengetahuan tentang sopan santun. Untuk menjadi seorang yang santun, ananda perlu pembiasaan dan teladan, terutama di rumah dan di sekolah.

Copyright © Sekolah Gemala Ananda, dikembangkan dan dikelola oleh EvolutionTeams

.