Pembelajaran yang Ramah Otak

8 July 2007

Apa yang terjadi bila kita menginstal Microsoft Office 2000 pada komputer dengan prosesor Pentium II dan sistem operasi Windows 98? Bisa jadi program tersebut tidak jalan, bahkan komputer kita jadi hang. Atau mungkin programnya bisa berfungsi tetapi sangat lambat. Kenapa begitu? Jawabannya mudah, karena software yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi komputernya. Hal serupa terjadi ketika komputer Centrino kita dipasangi dengan software Wordstar. Mungkin bisa jalan, tetapi alangkah mubazirnya, mesin yang begitu canggih dipakai untuk sebuah program yang konvensional.

Lalu komentar kita : Wah, programnya tidak kompatibel nih!

Otak kita juga sama. Kapasitas otak manusia begitu luar biasa, dan ia punya cara kerja yang spesifik. Sayangnya, “software” yang kita pakai – cara atau metode belajar – tidak kompatibel dengan kapasitas dan sistem kerja otak kita. Menghafal atau rote learning, misalnya, adalah cara belajar yang paling rendah kompatibilitasnya dengan otak. Retensi dan lamanya informasi tersimpan dalam memori juga sangat rendah. Coba kita ingat bagaimana kita menghafalkan data-data sejarah atau biologi sebelum ulangan umum. Masihkah kita ingat nama, tahun dan tempat atau definisi istilah yang begitu banyak itu sekarang? Jangankan sekarang, masihkah kita mengingatnya seminggu setelah ulangan umum itu?

Mengenali kapasitas dan sistem kerja otak membantu kita bisa memilih dan mengembangkan metode belajar yang efektif dan menemukan makna dari apa yang kita pelajari.

Kami percaya belajar jadi efektif bila yang dipelajari bermakna bagi kita.

Kami percaya belajar menjadi efektif bila caranya kompatibel dengan otak kita.

Kami percaya belajar jadi menyenangkan bila caranya membuat kita menjadi terlibat secara aktif

Copyright © Sekolah Gemala Ananda, dikembangkan dan dikelola oleh EvolutionTeams

.