Acara Tahunan: GemaFest

9 June 2014

Tahukah Anda mengapa GemaFest begitu penting bagi komunitas Gemala Ananda? Simak sejarahnya di sini!

GemaFest adalah ajang unjuk kreativitas GemalaKidz dalam bentuk seni tari, musik dan peran, yang merupakan kulminasi dari pembelajaran Ananda selama satu tahun. Diadakan pada akhir tahun ajaran, tujuan dari kegiatan ini agar ananda belajar bekerja sama, tekun berlatih dan memupuk rasa percaya diri untuk berani tampil di muka umum, juga belajar bekerja keras agar menyadari bahwa untuk mencapai hasil yang berkualitas diperlukan usaha dan ketekunan berlatih.

GemaFest mengajak ananda untuk mengeksplorasi aneka jenis kesenian. Ada 3 peran untuk GemalaKids; menjadi pemeran drama, penari atau pemusik. Apabila tahun ini ananda mendapat peran drama, maka tahun berikutnya ananda bisa menjadi penari dan berikutnya lagi menjadi pemusik. Apabila dulu peranan ini ditentukan oleh guru, maka mulai tahun ini diadakan audisi bagi peran-peran drama yang tersedia; secara sederhana ananda belajar sistem merit dimana seseorang mendapatkan peran yang diinginkan berdasarkan kemampuannya.

Jenis tarian yang dipertunjukkan di GemaFest biasanya berupa campuran antara tari tradisional dan modern, tergantung dengan tema dan cerita. Sedangkan untuk musik, instrumen yang dimainkan beragam, bisa instrumen musik modern seperti vokal, pianika, suling, ataupun yang tradisional seperti angklung dan yang tidak biasa seperti panci dan ember, yang biasa disebut dengan musik dapur atau musik daur ulang. Permainan musik dapur ini adalah ciri khas musik Gemala Ananda, mengekplorasi bunyi dengan menggunakan alat-alat yang bisa kita temukan di keseharian kita ataupun dengan instrument konvensional. Tahun ini GemaFest ‘14 menambahkan satu lagi instrumen musik dalam repertoirnya, yaitu dengan menggunakan teknologi iPad. Rasa musik, ritme dan harmoni ananda diasah lewat perpaduan aneka alat musik tersebut.

Beragam tema dipilih setiap tahunnya, untuk memaparkan GemalaKidz pada beragam faset kesenian, kehidupan dan budaya sebagaimana yang akan dilakoni Ananda dalam kehidupan nyata. Tema-tema yang pernah ditampilkan antara lain adalah “Betawi Punya Gawe”, yang mengeksplorasi kebudayaan Betawi, “Mutiara Khatulistiwa” yang mengenalkan budaya beragam daerah Nusantara, dan “Randai: Serumpun Sebudaya” untuk mengenal warisan budaya Melayu di mancanegara. GemalaKidz juga pernah mengeksplorasi kesenian dunia lewat “Around The World in 80 Minutes”, kesusateraan Nusantara di “Anak-anak Ayodhya”, yang diinspirasi oleh cerita Ramayana, serta konservasi lingkungan dalam “Gemala di Dunia Impian”.

Tahun ini GemaFest memilih tema “Bermain Menembus Waktu”, dimana GemalaKidz mempelajari permainan dan kesenian modern dan tradisional, bahwa teknologi dan kemajuan tidak berarti membuang dan melupakan yang lama melainkan bisa digunakan dan dimainkan berdampingan.

SD Gemala Ananda memang menyelenggarakan acara GemaFest tak hanya sebagai ajang dan sarana bagi ananda mengembangkan bakat, minat dan ketrampilannya. Pada waktu yang sama, partipasi ananda, orang tua, guru, dan masyarakat dalam persiapan dan pelaksanaannya adalah bagian dari respek Gemala Ananda terhadap “tiga pilar” yang berperan dalam pendidikan anak, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Sebuah nadi utama yang selama ini kerap terlupakan di dunia pendidikan Indonesia.

Baca juga artikel:
Bermain dan Perkembangan Anak Usia 6 – 12 Tahun

Copyright © Sekolah Gemala Ananda, dikembangkan dan dikelola oleh EvolutionTeams

.